Tips-tips untuk Memperbanyak ASI

Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan yang sangat penting dan paling dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir. Bayi yang mendapatkan asupan ASI pada 6 bulan pertama bisa mendapatkan manfaat dalam jangka panjang. ASI dapat membantu bayi tumbuh kembang secara normal dan sehat, mengurangi risiko terjadinya infeksi dan obesitas. Apalagi untuk bayi yang memiliki masalah ketika dilahirkan. Pemberian ASI akan sangat membantu dan sangat dianjurkan oleh dokter.

sumber : https://www.pexels.com/id-id/foto/413687/
 
Tapi bagaimana jika ibu tidak dapat memproduksi ASI yang cukup? Bagi ibu-ibu yang melahirkan anak pertama atau bayi dalam masa pemulihan, pasti akan khawatir dan bingung untuk mencari solusi yang tepat. Jadi, yuk simak tips-tips untuk memperbanyak ASI berikut ini.
  • Memijat Panyudara dan Membersihkan Puting
Melakukan pinjatan pada panyudara dapat meningkatkan produksi ASI. Ibu dapat coba meminjat dengan cara menekan bagian pangkal panyudara menggunakan 2 jari yaitu jari telunjuk dan tengah. Kemudian memijat dari pangkal menuju ke puting dengan gerakan memutar. Setelah memijat, ibu juga dapat membersihkan bagian puting menggunakan baby oil untuk memperlancar keluarnya ASI. Lakukan kegiatan ini sebelum ibu mandi dan usahakan panyudara sudah dalam keadaan bersih ketika akan menyusui.
  • Menyusui Sesering Mungkin
Bayi yang baru lahir biasanya minum ASI sebanyak 8-12 kali dalam sehari, oleh sebab itu berikan ASI setiap 2-3 jam. Ibu juga bisa menyusui ketika bayi sedang membutuhkan. Bangunkan bayi ketika tidur melibihi 2 jam setelah pemberian ASI terakhir. Semakin sering ibu menyusui, maka akan semakin banyak ASI yang diprosuksi. Hal ini dikarenakan hormon prolaktin akan merangsang produksi ASI untuk memenuhi kebutuhan ASI bayi.
  • Memompa ASI
Memompa ASI dapat merangsang dan menstimulasi payudara untuk memproduksi ASI. Sama halnya dengan menyusui, memompa ASI dapat mengosongkan sisa ASI yang belum di minum, sehingga panyudara akan memproduksi ASI yang baru. Gunakan pompa ASI ketika si kecil sedang tidur atau pada saat produksi ASI meningkat (jam 02.00-05.00 pagi).
  • Istirahat yang Cukup
Mengurus bayi yang baru lahir pasti sangat melelahkan, apalagi untuk ibu-ibu yang baru memiliki pengalaman pertama mengurus bayi. Kebiasaan-kebiasan akan berubah drastis, mulai dari waktu tidur, menu makan, aktifitas-aktifitasnya juga akan berubah. Tetapi perlu diingat, ibu harus tetap beristirahat dengan cukup. Cari waktu yang pas untuk beristirahat sehingga tidak kelelahan, seperti ketika si kecil tidur, atau ketika santai dengan si kecil (tidak rewel), dan bisa juga meminta tolong kepada suami untuk menjaga si kecil dalam beberapa jam agar ibu bisa istirahat. Jadi dalam hal ini, ibu harus sigap dalam mencari waktu luang untuk istirahat.
  • Kelola Stres
Memiliki buah hati merupakan anugerah yang diidam-idamkan. Tetapi apa jadinya kalau sang ibu stres karena merasa memiliki bayi sangat menyusahkan dan melelahkan? Agar ibu tidak merasa stres sebaiknya ibu harus mempersiapkan semua kebutuhan sebelum memiliki bayi. Tidak hanya kebutuhan bayi, tetapi juga kebutuhan ibu. Apa yang di butuhkan ibu? Kesiapan fisik, kesiapan mental dan juga kesiapan ilmu-ilmu dalam mengurus bayi. Adanya persiapan yang matang, ibu terhindar dari stres dan produksi ASI lancar tanpa hambatan.
  • Konsumsi air yang cukup
Kekurangan asupan air kemungkinan dapat memperngaruhi produksi ASI. Bawalah air minum ketika sedang beraktifitas sehingga ibu selalu ingat untuk minum. Minum air walau tidak dalam keadaan haus. Jika urine berwarna kuning itu berarti ibu harus menambah asupan cairan. Ibu juga bisa menambah asupan dengan minum susu dan jus buah. Hindari terlalu banyak minum minuman mengandung kafein. Batasi maksimal 3 cangkir per hari. Terlalu banyak minum minuman berkafein dapat mengakibatkan bayi susah tidur.
  • Mengkonsumsi Makanan yang Sehat
Nutrisi yang didapat dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu akan disalurkan kepada si kecil melalui ASI. Oleh karena itu, ibu perlu memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi. Tidak perlu mengkonsumsi makanan tertentu untuk memperbanyak ASI. Ibu hanya perlu mengatur pola makan dengan baik dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Makanan yang dimaksud adalah makanan yang mengandung serat (sayur, buah, sereal), protein (ikan, telur, daging, kacang-kacangan), karbohidrat kompleks (nasi, kentang, pasta, roti gandum), dan susu atau produk olahannya (keju, yoghurt). Penuhi kebutuhan tersebut untuk mendapatkan gizi yang seimbang. Perbanyak konsumsi sayur dan buah setidaknya 5 porsi dalam sehari.
  • Konsumsi Vitamin
Vitamin penting bagi kesehatan tubuh. Ibu yang sedang menyusui di anjurkan mengkonsumsi Vitamin D sebanyak 2800 UI per hari. Beda dengan orang dewasa yang tidak menyusui yang hanya membutuhkan 400 UI per hari. Dapat didukung dengan mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung banyak vitamin dan zat penting lainnya.
  • Konsumsi Obat Perangsang ASI
Jika beberapa tips diatas masih juga belum menghasilkan ASI secara maksimal, ibu bisa mempertimbangkan penggunaan obat perangsang ASI dari dokter. Konsumsi obat sesuai anjuran dokter agar tidak membahayakan bayi.

Beberapa tips tersebut dapat ibu lakukan untuk memperbanyak ASI. Usaha ibu sangat berarti untuk si kecil. Menjaga kesehatan ibu juga termasuk menjaga kesehatan si kecil. Selamat mencoba.
 
sumber:
theasianparent.com
www.alodokter.com
www.merdeka.com


<--- Puaskah anda dengan artikel ini? --->
<--- jika tidak puas, tolong tulis komentar di kotak bawah atau kirim saran disini, terimakasih. --->


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tips-tips untuk Memperbanyak ASI"

Post a Comment

Bagikan informasi ke teman anda yang membutuhkan.
Silahkan berikan komentar dengan bahasa yang baik dan tidak mengandung SARA
Terimakasih :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel